Sabtu, 27 Desember 2014

Trik Mengatasi Masalah Kehidupan Yang Berat


Seorang Profesor memulai kelasnya dengan memegang sebuah gelas berisi air. Ia kemudian berkata kepada muridnya, “Berapa berat gelas ini?” Jawaban muridnya pun bermacam-macam. Ada yang menjawab 50 gram, 100 gram, 250 gram. Profesor pun berkata, “Kita tidak akan pernah tahu sampai kita menimbangnya.”
Ia pun melanjutkan pertanyaan berikutnya, “Apa yang akan terjadi jika aku memegangnya untuk beberapa menit? Atau satu jam? Atau bahkan seharian?”
Kelaspun menjadi sunyi. Para murid sedikit bingung, namun juga memikirkan teka-teki dengan maksud yang tersurat ini. Hingga seorang murid berkata, “Anda pasti akan lelah dan tangan Anda pasti akan kram.” Sang profesorpun mengangguk dan tersenyum penuh makna.
Profesor melanjutkan kisah inspirasi ini masih dengan memegang gelas air itu, ia kemudian bertanya, “Jadi, apa yang harus aku lakukan?” Seorang murid menjawab, “Turunkan saja gelasnya.” Akhirnya profesor itu menurunkan gelas airnya dan mengatakan bahwa jawaban murid tersebut benar.
Anda pasti masih bertanya-tanya hubungan antara gelas air dan kehidupan. Lalu kenapa gelas itu diturunkan sih? Jadi klimaks dan esensinya di mana? Oke, admin akan memberikan sedikit penjelasan dari kisah diatas.
Sobat mover, dalam hidup, masalah adalah segelas air yang dipegang oleh Profesor. Anda akan membiarkannya untuk beberapa saat dalam genggaman Anda, seperti Anda menggenggam masalah dalam pikiran anda. Semuanya akan terasa masih baik-baik saja. Namun, terus menerus membiarkan pikiran tersebut di kepala Anda tanpa melakukan apa-apa juga akan membebani Anda.
Sama halnya dengan memegang gelas yang lama-lama akan lelah juga. Jadi, mengapa tidak kita turunkan ‘gelas permasalahan’ tersebut sebelum kita tidur? Dengan begitu, setidaknya Anda mempersilakan pikiran Anda beristirahat sejenak untuk kemudian bisa menghadapinya kembali dengan lebih baik esok hari.